Senin, 31 Januari 2011

IBU

Kau selalu di sampingQ setiap saat
selalu mengerti keadaan
Selalu mengerti apa yang Qta butuhkan
Akankah itu semua bukti kasih sayanknya kepada Qta
Tanpa beliau Qta tidak bisa jadi begini
Pengorbanan yang tidak dapat di hitung
Akankah Qta bisa membalasnya
Tapi kenapa
Saat Qta banyak masalah
beliau yang selalu Qta salahkan
ingatkah kalian saat Qta di lahirkan dulu
Betapa sakitnya menahan rasa sakit yang di rasakan
Pernahkah kalian merasakan apa yang di rasakan beliau
Saat Qta masih bayi dan menangis dalam dekapannya
Taukah kamu apa yang ibu lakukan pada Qta
Ibu selalu membuat Qta senang agar Qta tidak menangis
Saat Qta mengetahui Ibu sedang sibug membersihkan rumah
Tapi apa yang Qta lakukan
Melihat, membiarkan
Atau malah membetaknya
Semoga Qta tidak seperti itu
Tapi menjadi anak yang solikhah N berbakti pada ortu

Senin, 24 Januari 2011

Kisah Anak Yatim Yang Mencari Syafaat

Dikisahkan, seorang salaf berkata, “Dahulu aku adalah seorang yang tenggelam dalam berbagai macam perbuatan maksiat dan mabuk-mabukan. Pada suatu hari aku menemukan seorang anak yatim yang miskin. Lalu aku ambil anak yatim itu dan aku berbuat baik kepadanya.

Aku beri ia makan, pakaian, dan aku mandikan ia sampai bersih semua kotoran yang menempel di tubuhnya, dari ujung rambut sampai ujung kaki. Aku menyayanginya seperti seorang ayah menyayangi anaknya, bahkan lebih. Malamnya aku tidur dan bermimpi bahwa kiamat sudah tiba. Aku dipanggil menuju hisab. Kemudian aku diperintahkan untuk masuk neraka karena banyaknya dosa dan maksiat yang aku kerjakan.

Malaikat Zabaniyyah menyeretku untuk memasukkanku ke dalam neraka. Saat itu aku merasa kecil dan hina di hadapan mereka. Tiba-tiba anak yatim itu menghadang di tengah jalan sambil berkata, ‘Tinggalkan ia wahai malaikat Rabb-ku! Biarlah aku memintakan syafaat untuknya kepada Rabb-ku! Dialah yang dulu telah berbuat baik kepadaku, telah memuliakanku!’

Malaikat berkata, ‘Tetapi aku tidak diperintahkan untuk itu.’ Sekonyong-konyong terdengar seruan dari Allah, firman-Nya, ‘Biarkan dia, sungguh Aku telah mengampuninya dengan syafaat anak yatim itu dan kebaikannya kepadanya!’ Lalu aku terbangun dan aku pun bertaubat kepada Allah ‘azza wa jalla, dan saya terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak yatim.”

Bunda

Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku

Ratapanku (OST Sinetron Bintang Untuk Baim)

Dimana rumahMu Tuhan Maha Esa
Tempat papa tidur disampingMu Tuhan
Kata bunda aku bisa jumpa dia
Papa di rumah Tuhan

Kini tinggal kita yang masih terbangun
Baik buruk hidup masih terlewati
Hujan ku berhenti sebentar saja
Ku mau bicara

Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku

Dimana rumahMu Tuhan Maha Esa
Tempat papa tidur disampingMu Tuhan
Kata bunda aku bisa jumpa dia
Papa di rumah Tuhan

Kini tinggal kita yang masih terbangun
Baik buruk hidup masih terlewati
Hujan ku berhenti sebentar saja
Ku mau bicara

Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku

Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku

ummi

Ummi yaa lahnan a'syaqohu
wanasyidan dauman ansyuduhu

Fikulli makanin adzkuruhu
wa-azhollu azhollu uroddiduhu

Ummi yaa ruuhi wa-hayati
yaa bahjata nafsi wamunaati
Unsi filhadhiri wal-ati... 2x

Allohu ta'aala aushoni
fissirri walau fil i'laani
Bilbirri laki wal-ihsaani... 2x

Ismuki manquusyun fi qolbi
Hubbuki yahdini fi darbi
wadu'a-i yahfazhuki robbiy... 2x