Dikisahkan, seorang salaf berkata, “Dahulu aku adalah seorang yang tenggelam dalam berbagai macam perbuatan maksiat dan mabuk-mabukan. Pada suatu hari aku menemukan seorang anak yatim yang miskin. Lalu aku ambil anak yatim itu dan aku berbuat baik kepadanya.
Aku beri ia makan, pakaian, dan aku mandikan ia sampai bersih semua kotoran yang menempel di tubuhnya, dari ujung rambut sampai ujung kaki. Aku menyayanginya seperti seorang ayah menyayangi anaknya, bahkan lebih. Malamnya aku tidur dan bermimpi bahwa kiamat sudah tiba. Aku dipanggil menuju hisab. Kemudian aku diperintahkan untuk masuk neraka karena banyaknya dosa dan maksiat yang aku kerjakan.
Malaikat Zabaniyyah menyeretku untuk memasukkanku ke dalam neraka. Saat itu aku merasa kecil dan hina di hadapan mereka. Tiba-tiba anak yatim itu menghadang di tengah jalan sambil berkata, ‘Tinggalkan ia wahai malaikat Rabb-ku! Biarlah aku memintakan syafaat untuknya kepada Rabb-ku! Dialah yang dulu telah berbuat baik kepadaku, telah memuliakanku!’
Malaikat berkata, ‘Tetapi aku tidak diperintahkan untuk itu.’ Sekonyong-konyong terdengar seruan dari Allah, firman-Nya, ‘Biarkan dia, sungguh Aku telah mengampuninya dengan syafaat anak yatim itu dan kebaikannya kepadanya!’ Lalu aku terbangun dan aku pun bertaubat kepada Allah ‘azza wa jalla, dan saya terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak yatim.”
Senin, 24 Januari 2011
Bunda
Diposting oleh
Laila Syafira Az Zahra
di
18.04
Kubuka album biru
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku
Penuh debu dan usang
Ku pandangi semua gambar diri
Kecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayang
Dahulu penuh kasih
Teringat semua cerita orang
Tentang riwayatku
Kata mereka diriku slalu dimanja
Kata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indah
Slalu terurai darinya
Tangisan nakal dari bibirku
Takkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri ini
Jiwa raga dan seluruh hidup
Rela dia berikan
Oh bunda ada dan tiada dirimu
Kan slalu ada di dalam hatiku
Ratapanku (OST Sinetron Bintang Untuk Baim)
Diposting oleh
Laila Syafira Az Zahra
di
18.01
Dimana rumahMu Tuhan Maha Esa
Tempat papa tidur disampingMu Tuhan
Kata bunda aku bisa jumpa dia
Papa di rumah Tuhan
Kini tinggal kita yang masih terbangun
Baik buruk hidup masih terlewati
Hujan ku berhenti sebentar saja
Ku mau bicara
Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku
Dimana rumahMu Tuhan Maha Esa
Tempat papa tidur disampingMu Tuhan
Kata bunda aku bisa jumpa dia
Papa di rumah Tuhan
Kini tinggal kita yang masih terbangun
Baik buruk hidup masih terlewati
Hujan ku berhenti sebentar saja
Ku mau bicara
Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku
Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku
Tempat papa tidur disampingMu Tuhan
Kata bunda aku bisa jumpa dia
Papa di rumah Tuhan
Kini tinggal kita yang masih terbangun
Baik buruk hidup masih terlewati
Hujan ku berhenti sebentar saja
Ku mau bicara
Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku
Dimana rumahMu Tuhan Maha Esa
Tempat papa tidur disampingMu Tuhan
Kata bunda aku bisa jumpa dia
Papa di rumah Tuhan
Kini tinggal kita yang masih terbangun
Baik buruk hidup masih terlewati
Hujan ku berhenti sebentar saja
Ku mau bicara
Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku
Biar Tuhan dengar ratapan hatiku
Aku berjanji menjaga bunda
Dari keras hidup dengarkanlah ratapanku
ummi
Diposting oleh
Laila Syafira Az Zahra
di
18.00
Ummi yaa lahnan a'syaqohu
wanasyidan dauman ansyuduhu
Fikulli makanin adzkuruhu
wa-azhollu azhollu uroddiduhu
Ummi yaa ruuhi wa-hayati
yaa bahjata nafsi wamunaati
Unsi filhadhiri wal-ati... 2x
Allohu ta'aala aushoni
fissirri walau fil i'laani
Bilbirri laki wal-ihsaani... 2x
Ismuki manquusyun fi qolbi
Hubbuki yahdini fi darbi
wadu'a-i yahfazhuki robbiy... 2x
wanasyidan dauman ansyuduhu
Fikulli makanin adzkuruhu
wa-azhollu azhollu uroddiduhu
Ummi yaa ruuhi wa-hayati
yaa bahjata nafsi wamunaati
Unsi filhadhiri wal-ati... 2x
Allohu ta'aala aushoni
fissirri walau fil i'laani
Bilbirri laki wal-ihsaani... 2x
Ismuki manquusyun fi qolbi
Hubbuki yahdini fi darbi
wadu'a-i yahfazhuki robbiy... 2x
Langganan:
Postingan (Atom)
